ads your site here

Breaking News
Loading...

LOUNGE

Wirausaha

Musik

Recent Post

Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan
Selasa, 07 Januari 2014
MEMBANGUN BISNIS KONVEKSI

MEMBANGUN BISNIS KONVEKSI



Konveksi merupakan bisnis pembuatan busana atau bahan lain yang membutuhkan jahitan. Berbagai kebutuhan manusia didapatkan dari pembelian produk konveksi, diantaranya busana dan aksesorisnya, tas, taplak meja, sprei dan bed cover, celemek, serta perlengkapan bayi. Karena banyaknya produk yang dihasilkan dari konveksi, maka banyak pula peluang untuk membangun bisnis di bidang itu. Biasanyab bisnis konveksi memiliki spesifikasi sendiri-sendiri. Ada yang khusus bergerak dalam pembuatan celana jeans, jilbab, busana muslim, baju koko, seragam sekolah, sampai tas dan perlengkapan lainnya. Spesifikasi ini memudahkan pebisnis untuk menjalankan sebuah bisnis konveksi agar tetap lancar dan semakin berkembang.
Beberapa ciri khas bisnis konveksi :
- Konveksi dikerjakan secara massal dan mengejar kuantitas.
Bisnis konveksi menghasilkan produk yang dijual secara massal. Masing-masing produk dibuat dalam jumlah yang besar. Hal ini membedakan konveksi dengan penjahit pada umumnya atau dari butik yang hanya memproduksi barang dalam jumlah terbatas dan bahkan satu model untuk satu barang saja.
- Konveksi mengharuskan pebisnis untuk memanage para penjahit.
Bisnis konveksi tidak bisa dilakukan secara individual. Seorang pebisnis perlu untuk memanage keberadaan dan kinerja para penjahit yang memproduksi barang. Ada yang bekerja di tempat usaha dan ada yang dibawa pulang untuk dijahit di rumah. Untuk kemudian para penjahit tersebut melakukan setoran ke tempat pebisnis.
- Pebisnis menyiapkan bahan dan peralatan dalam jumlah besar
Bisnis konveksi mengharuskan pebisnis menyiapkan bahan dan peralatan dalam jumlah yang cukup besar. Hal ini untuk memangkas biaya sehingga dapat menjula produk dengan harga yang lebih murah daripada produk yang dibuat secara eksklusif.
- Menghasilkan produk yang laku di pasaran.
Bisnis konveksi juga perlu untuk melihat trend mode baik dalam busana, aksesori, maupun jenis produk lainnya. Karena dengan menghasilkan produk yang laku di pasaran maka perkembangan dan pergerakan bisnis ini akan beranjak ke arah yang lebih baik. Produk yang diminati konsumen akan diburu untuk kemudian dibeli sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka.

Dari berbagai ciri khas bisnis konveksi, maka ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh pebisnis yang ingin membangun bisnis konveksi ini yaitu :
  • Tema produksi.
Tema produksi menentukan langkah selanjutnya dalam persiapan mebangun bisnis konveksi. Misalnya konveksi yang bertema baju muslim perlu mempersiapkan mesin bordir sebagai aplikasi dalam pembuatan baju tersebut. Berbeda dengan konveksi dengan tema tas kondangan yang cukup menyediakan mesin jahit biasa.
  • Peralatan produksi.
Peralatan produksi yang utama pada bisnis konveksi adalah mesin jahit. Mesin jahit ini bisa disediakan oleh pebisnis dan bisa pula oleh penjahit. Apabila jahitan dikerjakan di tempat usaha, maka pebisnis perlu menyediakan mesin. Tetapi apabila jahitan dikerjakan di rumah penjahit, biasanya merekalah yang telah menyiapkan mesin jahit sebagai alat untuk bekerja.
Mesin jahit terdiri dari berbagai jenis dengan penggunaan yang berbeda-beda. Diantaranya ada mesin jahit biasa, mesin bordir semacam juki dan singer, mesin obras, mesin potong, dan mesin tekan atau penyetrika. Sedangkan peralatan produksi lain yaitu gunting, sungkit untuk memasukkan benang, cutter, kapur kain, dan penggaris.
  • Sumber daya manusia
Sebuah bisnis yang menghasilkan produk, apalagi secara massal perlu memiliki sumber daya manusia yang trampil dan cekatan. Dengan adanya sumber daya manusia, dalam hal ini penjahit dan pemotong kain yang trampil dan cekatan maka usaha konveksi bisa dikembangkan dengan baik.
  • Pemasaran
Berbagai jenis bisnis apapun perlu adanya pemasaran atau marketing yang handal. Dengan adanya pemasaran yang handal maka produk yang dihasilkan akan terserap oleh konsumen. Pemasaran produk konveksi bisa dilakukan dengan cara menghubungi toko grosir yang menjual barang serupa, menerima pesanan dari instansi, menawarkan di media massa, dan media internet. Menunjukkan spesifikasi produk dan harga yang pantas akan mempermudah pemasaran yang dilakukan. Jangan lupa untuk memberikan merk kepada barang yang diproduksi dan meminta perlindungan merk tersebut agar tidak mudah ditiru oleh produsen lain yang kurang bertanggungjawab. [AM/kabarukm.com]
Senin, 06 Januari 2014
Menghitung Biaya Memulai Usaha Kaos Distro

Menghitung Biaya Memulai Usaha Kaos Distro





Memulai sebuah usaha clothing line atau yang biasa disini kenal dengan kaos distro bisa dibilang gampang-gampang susah. Tak banyak yang tahu bagaimana cara memulainya dan berapa estimasi modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha kaos distro tersebut. Tentunya dalam mendirikan usaha kaos distro, diperlukan waktu untuk riset yang tidak sebentar, karena banyak yang harus dipersiapkan dalam prosesnya agar tepat sasaran dengan apa yang diinginkan dari usaha kaos distro ini.

Kaos distro mulai menjadi sebuah tren dalam dunia usaha pada tahun 1999, dan semenjak itu banyak bermunculan brand-brand baru yang ikut meramaikan industri kreatif yang satu ini. Distro adalah singkatan dari distribution outlet, yaitu suatu tempat usaha yang mendistribusikan hasil-hasil produksi yang dihasilkan oleh suatu brand yang kuantitasnya terbatas. Dengan sifatnya yang terbatas (limited) sehingga tercipta sebuah kesan eksklusif dari produk tersebut, sehingga banyak orang mulai mencari dan menggemari hasil karya para brand tersebut, karena tidak banyak yang memilikinya alias terbatas.

Prospek usaha kaos distro ini juga terhitung baik. Banyak orang yang memulai bisnis ini dan pada akhirnya sukses. Sehingga tidak heran jika banyak orang yang terinspirasi untuk ikut memulai usaha kaos distro ini. Ada juga yang menekuni usaha kaos distro ini karena dirinya ingin mengekspresikan kreatifitasnya dalam sebuah kaos, sehingga dapat dinikmati oleh orang lain.

Cara Memulai Usaha Kaos Distro

Dalam memulai usaha kaos distro ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dipersiapkan sebelum dimulai produksinya. Hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam memulai usaha ini antara lain adalah :

Tentukan Konsep

Dengan persaingan yang semakin lama semakin ramai, ada baiknya sebelum memulai usaha kaos distro ini para wirausaha menetapkan apa yang ia ingin capai dalam bisnis ini. Setelah misi ditetapkan maka proses selanjutnya adalah menentukan konsep dari brand kaos anda tersebut. Apakah nasionalis, apakah musik, apakah gothic dsb. Konsep ini yang nantinya akan menjadi nilai jual produk anda kepada konsumen, sehingga makin unik ide anda tersebut semakin baik dan juga menemukan pasar yang pas, usaha kaos distro anda akan sukses.

Lakukan Riset

Riset ini penting sebelum anda memasuki proses produksi. Riset ini bertujuan untuk melihat potensi pasar yang akan anda garap nantinya. Riset ini melingkupi riset tentang berapa harga jual yang akan ditawarkan, bagaimana pasar merespons, persebaran ukuran kaos, dan juga tema apa yang laku dipasaran. Di samping itu juga, anda perlu untuk meriset vendor (jika anda tidak produksi sendiri) karena itu penting dalam operasional anda nantinya.
Pikirkan Sistem Distribusi

Dalam operasional usaha kaos distro ini, system distribusi bukanlah sebagai komponen pelengkap saja, akan tetapi system distribusi adalah komponen penting yang dapat mempengaruhi kesuksesan usaha kaos distro anda. Meskipun produk yang anda hasilkan sangat bagus, jika anda tidak bisa mendistribusikannya maka usaha anda tersebut berada dalam bahaya. System distribusi disini mencakup bagaimana anda akan menjual hasil produksi anda online atau offline, toko mana saja yang bisa berkonsinyasi dengan anda, perlukah agen atau reseller freelance,dsb.

Pikirkan Konsep Marketing

Marketing bukanlah hanya bagaimana kita dapat menjual kaos distro kita. Branding, advertising, dan juga promosi harus kita pikirkan dalam bagian ini. Kaos distro tidak hanya tentang produk yang bagus tapi juga tentang sebuah simbol dari gaya hidup yang menarik dan dinamis. Kita harus pintar-pintar mengemasnya dalam berbagai aktivitas promosi, baik di social media maupun di lapangan.
Permodalan

Memulai usaha kaos distro tentu saja membutuhkan modal untuk memulainya. Besaran modal bisa bervariasi tergantung dari kuantitas dan kualitas kaos yang ingin dibuat. Banyak yang terjebak pada perhitungan modal ini. Jika anda memikirkan nominal biaya yang anda perlukan dalam membuat usaha kaos distro (misalkan satu juta), maka kalikanlah nominal tersebut dengan angka 5. Hal ini diperlukan karena dalam memulai usaha seringkali para wirausaha berpikir usahanya akan langsung sukses dan barang yang diproduksi akan sold out, tetapi kenyataan tidak selalu seperti itu. Dengan dikali oleh angka 5 tadi, maka wirausaha akan mendapatkan nominal modal yang aman dalam menjalankan usahanya.

Simulasi

Berikut simulasi perhitungan biaya yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha kaos distro yang eksklusif dan berbahan baku yang sangat baik. Biasanya vendor memasang minimum order produksi sebesar 4 lusin (48 buah).


Biaya Produksi

Pos Pengeluaran                  Harga Satuan               Kuantitas             Total
Kaos combad cotton 30s      Rp 55.000,-                     48                Rp 2.640.000,-
Design                               Rp 100.000,-                     1                Rp 100.000,-
Packaging                          Rp 5.000,-                        48               Rp 240.000,-

                                                                            Total              Rp 2.980.000,-
                                                                            HPP                Rp 63.000,-


Perhitungan Keuntungan

Keterangan                            Harga Satuan              Kuantitas               Total
Harga Jual                             Rp 125.000                     48               Rp 6.000.000,-
Biaya Konsinyasi (30%)            Rp 37.500                       48              Rp 1.800.000,-
Biaya Produksi                       Rp 63.000                       48              Rp 2.980.000,-

                                                                              Profit             Rp 1.220.000,-
                                                                         Profit per pcs       Rp     25.500








Artikel ini pernah dimuat di www.kabarukm.com , sebuah website berbagi inspirasi dan informasi seputar dunia usaha.
Sabtu, 02 November 2013
Kiat Sukses Bisnis Distro & Clothing

Kiat Sukses Bisnis Distro & Clothing




Apa yang anda pikirkan ketika anda memasuki sebuah distro? Banyaknya peminat beberapa pakaian pada distro ini membuat bisnis satu ini banyak diminati terutama remaja. Remaja banyak menjalankan usaha distro karena mereka bisa menyatu dengan apa yang mereka jual.
Distro merupakan toko yang menjual beberapa aksesories anak muda seperti kaos atau baju, celana, kemeja, dan tas, topi, dompet dan beberapa aksesories anak muda lainnya. Dari desainnya usaha distro ini banyak dicari anak muda yang suka tampil nyentrik dan unik.
Mereka menginginkan pujian dari orang lain ketika memakai pakaian yang berbeda dari orang lain. Usaha distro memiliki ciri khas yang tidak bisa didapatkan pada toko baju lainnya.
Usaha distro ini sangat mudah dijalankan dan prospek kedepannya juga sangat bagus. Mengingat banyak anak muda yang ingin tampil beda tersebut, keneradaan distro menjadi semakin marak dengan menampilkan beberapa model pakaian dan aksesories yang tidak dapat didapatkan di toko pakaian lainnya.
Ciri khas dari distro adalah desain unik dan tidak dapat ditemukan di toko lainnya kecuali outlet distro yang bersangkutan. Dari satu toko distro ini mungkin anda hanya mendapatkan sedikit pakaian dengan model yang sama.
Inilah keunikan distro dengan menjual banyak model pakaian yang berbeda dan langka namun jumlah masing-masing model sangat terbatas. Anak muda cenderung mudah terbawa suasana yang sedang trend saat itu sehingga desain dari produk distro ini juga berbeda- beda sesuai perkembangan trend yang terjadi.
Karena banyaknya peminat produk distro ini, anda bisa menjadikan prospek ini sebagai usaha yang menjanjikan.
Sebelum anda memulai usaha distro ini, pertimbangkan beberapa hal seperti dibawah ini:

• Modal


Dalam semua bisnis atau usaha tentu saja harus mempertimbangkan apa yang dinamakan modal. Modal bisa menjadi alat kesuksesan suatu usaha namun tanpa modal pun anda tetap bisa menjalankan bisnis.

Usaha distro ini tidak harus dengan modal yang besar, jika modal pas-pasan anda bisa bergabung dengan toko distro yang membuka peluang kerjasama sebagai agen mereka. Jika modal anda besar anda bisa menyediakan berbagai model baju maupun aksesories remaja yang lengkap.

• Target pemasaran

Semua usaha harus memiliki target pemasaran demikian juga dengan usaha distro ini. Bila usaha ini khusus untuk remaja maka anda harus mencari apa yang mereka mau atau kesukaan mereka. Kepuasan konsumen menjadi hal terpenting. Bila anda tahu apa yang diinginkan konsumen maka anda bisa menyediakan model baju dan aksesoris yang menjadi keinginan mereka.


• Desain

Dari namanya saja anda pasti sudah tahu bahwa distro menyediakan produk dengan desain yang berbeda dari toko fashion lainnya.

Hal ini bisa menjadi masukan bagi anda untuk mendesain beberapa produk dengan ciri khas tertentu bahkan berbeda dengan toko distro lainnya. Desain ini juga harus memperhatikan trend saat ini jangan sampai desain produk distro anda ketinggalan zaman meskipun didesain unik dan berbeda.

• Lokasi

Anda bisa memilih lokasi toko distro anda yang mudah dilihat orang dan mudah dijangkau. Seperti dekat tempat umum, pasar, supermarket, sarana umun yang sering dikunjungi anak muda, dan tidak memakan biaya untuk mengunjungi distro anda.

• Lingkungan


Usaha distro akan mudah dijalankan bila lingkungan sekitarnya mendukung seperti tempat berkumpulnya anak muda. Anda bisa memilih lingkungan yang ada warnetnya, café, tempat bilyard, atau tempat nongkrong anak muda lainnya untuk membuka usaha distro anda.




Jumat, 18 Mei 2012
Sukses Memulai Bisnis Distro

Sukses Memulai Bisnis Distro



Menggunakan barang-barang brended, mengunjungi distro, factory outlet dan tempat-tempat yang menyediakan berbagai barang branded, merupakan lifestyle beberapa anak muda di kota besar. Ini yang membuat banyak owner sukses dengan menekuni bisnis fashion, sekaligus bukti bahwa eksistensi clothing dan distro masih bertahan hingga sekarang. Dan mulai banyak lagi yang menginvestasikan modalnya ke bisnis ini.


Clothing adalah istilah untuk menyebut perusahaan pembuat T-shirt. Istilah lengkapnya adalah Clothing Company atau perusahaan yang memproduksi pakaian jadi di bawah merek sendiri, clothing merupakan kategori untuk merek yang mengeluarkan produk pakaian jadi. Pakaian jadi ini sebagian besar adalah t-shirt yang kemudian berkembang ke berbagai perlengkapan yang menunjang gaya hidup seperti kemeja, sepatu, kacamata, jam tangan bahkan mp3 player.


Sedangkan distro merupakan singkatan dari distribution store atau distribution outlet yang fungsinya menerima titipan dari berbagai macam merek clothing company lokal yang memproduksi sendiri produknya( t-shirt, tas, dompet, jaket, dan lain-lain) yang belum punya pemasaran sendiri ataupun sekedar untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan, maka tentunya clothing company sangat berhubungan baik dan saling membutuhkan.


Distro memiliki sifat eksklusif atau cenderung tidak menjual banyak produk untuk setiap desainnya. Beberapa Clothing Company memang membatasi kuantitas produknya dengan hanya satu kali produksi untuk satu desain. Distro juga memiliki suasana akrab sehingga konsumen merasa nyama untu mampir dan berbelanja.

Walaupun bisnis distro terkesan indie, namun efeknya bisa menggeser merek-merek lokal yang bermodal beser. Keunggulan distro adalah penyediaan produk yang memiliki desain yang sangat eksklusif baik berupa tulisan atau gambar yang memiliki makna lebih yang bisa menarik perhatian orang-orang muda yang selalu ingin tampil beda.

Jika Anda sudah siap melangkahkan kaki di bisnis ini, ada baiknya jika memperhatikan beberapa hal yang mungkin terlihat sederhana namun ini akan membuat bisnis Anda siap bersaing. Langkah pertama yang harus kita lakukan dalam memulai bisnis distro atau clothing company adalah:


1. Memilih nama dan mendesain logo perusahaan.

Nama tersebut harus menarik perhatian dan kepercayaan dari calon konsumen potensial yang kita sasar, Sebelum memutaskan nama perusahaan, pertimbangkan dulu konsep desain logo. Itulah sebabnya kita membutuhkan seorang tenaga desainer ahli untuk menyampaikan tipe, karakter atau konsep melalui logo atau simbol, Oleh karena pentingnya logo maka tidak heran para pengusaha besar berani mengeluakan dana yang sangat besar untuk membayar konsultan atau desainer handal. Sebaiknya desain logo atau lambang tidak rumit, cukup dengan kata aau gambar yang sederhana namun bisa mewakili konsep anda dan mudah di ingat tentunya.

2. Coba untuk menghubungkan nama atau logo dengan bidang bisnis atau konsep bisnis.


3. Mencari atau mengefaliasi pasar yang menjadi target pemasaran.

 Cara manual dalam mencari segmen pasar adalah melalui promosi mulut ke mulut pada teman-teman atau komunitas yang kita punya. Kemudian bisa membuat brosur untuk promosi atau membuat stiker logo untuk dibagikan secara gratis kepada teman-teman atau komunitas. Memulai usaha clothing dapat dimulai dengan modal yang tidak begitu besar, yang paling penting memiliki kemampuan, memiliki tekad yang kuat, komunikatif dan memiliki ruang lingkup atau komunitas.


sumber gambar : Tim Bisnis UKM
Copyright © 2013 Distro Cirebon All Right Reserved